Secara administratif, Desa Ancaran terletak di pusat aktivitas Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan. Wilayah pedesaan ini berada di bawah pengaruh iklim tropis basah dengan hembusan angin muson yang kuat, menghasilkan rentang temperatur udara bulanan antara 18 s.d. 32 Derajat Celcius.
Curah hujan di wilayah ini tergolong tinggi, berkisar antara 2.000 mm s.d. 2.500mm per tahun, dengan pembagian musim yang tegas, yakni musim hujan dari bulan November hingga Mei dan musim kemarau dari bulan Juni hingga Oktober. Keadaan iklim ini sangat mendukung produktivitas lahan pertanian di masa lampau sebelum wilayah ini berkembang menjadi kawasan urban-komersial.
Untuk menyajikan data kewilayahan secara ringkas, tabel-tabel di bawah ini menggambarkan batas geografis dan profil demografis Desa Ancaran secara terstruktur:
Sebelah Utara : Desa Padarek dan Desa Babakanreuma
Sebelah Timur : Desa Kertawangunan dan Desa Kaduagung
Sebelah Selatan : Desa Sindangsari dan Kelurahan Cijoho
Sebelah Barat : Kelurahan Ciporang dan Desa Kedungarum
Tipologi tanah berbukit, ketinggian rata-rata 768 dari permukaan laut sehingga dengan letak geografis tersebut diatas dapat dikatakan bahwa Desa Ancaran beriklim Tropis basah , sebab berada di sekitar garis katulistiwa yang kondisi iklimnya selalu berubah-ubah.
|
Kategori Data
|
Spesifikasi Kuantitatif
|
| Luas Wilayah |
177,028 Hektar |
| Ketinggian Wilayah |
250 Meter di atas permukaan laut |
| Kode Pos |
45514 |
| Kode Kemendagri |
32.08.09.2014 |
| Jumlah Dusun |
5 Dusun (Manis, Pahing, Puhun, Wage, Bojong) |
| Pembagian RT / RW |
6 Rukun Warga (RW) dan 34 Rukun Tetangga (RT) |
Orbitrasi dan lama tempuh ( Jarak dan waktu tempuh dari pusat Pemerintahan Desa ) sebagai berikut :
Jarak dari kantor Kecamatan : 4 Km, waktu tempuh 15 menit
Jarak dari Ibukota Kabupaten : 4,5 Km, waktu tempuh 16 menit
Jarak dari Ibukota Provinsi : 237 Km, waktu tempuh 3 Jam